Berkali-kali kasus mendera dunia pendidikan kita, namun kita masih saja belum mampu mengambil pelajaran dari semua itu. Berapa banyak siswa yang tidak lulus hanya karena menegejar selembar kertas hasil tagihan dalam bentuk soal pilihan ganda yang notabenenya sarat dengan untung-untungan (guessing)? apakah ya siswa yang mendapat skor 0 berarti tidak memahami apapun tentang materi yang dipelajari? non sen....! disinilah perlunya dipertimbangkan kembali bentuk soal UN.
Tetapi kalau dasarnya adalah untuk mempermudah dan mempercepat sistem koreksi dengan mesin, maka alasan ini adalah sama saja benar bahwa pendidikan kita masih memandang manusia bukan sebagai manusia, tetapi robot-robot yang diatur oleh sistem mesin yang kaku dan monoton.
Sabtu, 19 Mei 2012
Pengaruh Metode Mengajar terhadap Prestasi Belajar Statistika Matematika 1 Dengan Mengontrol Motivasi Belajar
Oleh Muhammad Ali Gunawan
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui: Perbedaan prestasi belajar (Y) antara mahasiswa yang diajar
dengan metode inkuiri (A1) dengan metode penugasan (A2) dan metode ceramah
bermedia (A3) pada mata kuliah statistik matematika I program studi pendidikan
matematika FKIP Universitas Pekalongan, Setelah dikendalikan oleh variabel
motivasi (X). Penelitian dilakukan terhadap seluruh mahasiswa semester IV yang berjumlah
114 orang (30 orang kelas IVA, 36 orang kelas IVB dan 48 orang). Analisis Data
penelitian menggunakan analisis kovarian (anakova 1 jalur).
Langganan:
Komentar (Atom)